Herewith, I would like to continue my last album of visiting museums in Central Jakarta. After finished with the sight seeing in Museum Taman Prasasti, most of the participants walked to Museum Nasional which is not so far...
This album will show you the well known museum in Indonesia, the Nasional Museum (elephant museum). This museum just renovated last year and it new building called as the ethnographic collection which exhibits cultural objects used by many ethnic groups of Indonesia. The 40,000 pieces collection includes ceremonial objects, household utensils, weapons, jewelry, agrarian equipment, miniature traditional houses, musical instruments, traditional textiles, puppets, children’s toys and more….
The ethnographic collection begins with a map depicting more than 530 ethnic groups of Indonesia and their languages, dialects and traditional dress. The exhibition in the ethnography hall is cathegorized by the major islands of Indonesia : Java, Sumatera, Bali, Kalimantan,Sulawesi, the Moluccas and Papua. In this new building we could not make picture, so you will not see here all the collections…hope you can visit there one day…
I can only made pictures in the old building, which exhibits statues, ceramics…and in the beginning are the old photos of that museum…hope you enjoy it….
to know more about this museum, klick here : www.museumnasional.org
asyik deh liat poto di musium..........serasa udah berada di musium itu.....
makasih ya mba Lily...sekarang museumnya sudah semakin lengkap dengan adanya gedung yang baru..tapi kalau mau enjoy banget..ya perlu waktu paling ngga setengah hari disana....kalau ke jakarta mampir deh....
Dimuseum Nasional boleh ya patungnya diduduki? Di museum Volkenkunde barang2 yang dipamerkan dipegang aja nggak boleh. Kalau tampak dicamera ada pengunjung yg pegang2 langsung didatangi penjaga. Kecuali belalainya Ganeca karena banyak pengunjung denger cerita kalau mengelus bisa mendapatkan keberuntungan.
Dimuseum Nasional boleh ya patungnya diduduki? Di museum Volkenkunde barang2 yang dipamerkan dipegang aja nggak boleh. Kalau tampak dicamera ada pengunjung yg pegang2 langsung didatangi penjaga. Kecuali belalainya Ganeca karena banyak pengunjung denger cerita kalau mengelus bisa mendapatkan keberuntungan.
Oh di museum nasional kayanya ngga boleh didudukin itu patungnya...cuma biasa keponakanku bandel, waktu dia dudukin itu senapan canon di halaman depan, ya ditegur...dan juga sebetulnya tidak boleh foto, tapi di gedung yang lama aku nekat aja...karena kupikir kan biasanya ngga ada CCTVnya...waktu di gedung baru, ya banyak satpamnya...oh ya disana pasti lebih lebih strick dan alat pengawasnya juga canggih kan....Waktu aku ke museum di Banten dekat Anyer, wah sedih lagi, kayanya maling masuk juga gampang..padahal disitu banyak keramik2 kuno yang pasti mahal....ok, thanks ya commentnya Silvy..
It must have been very interesting to see all the different ethnic groups from all over Indonesia and the way they lived and dressed Janine. When I'm in Jakarta, I'll for sure visit this museum, especially to admire the different traditional dresses because they are wonderful.
Yes Dick very interesting when saw all the cultures in the new building...but its really take time, better not in hurry because sometime we have to read the story which also nice to know...well, actually in Taman Mini Indonesia Indah (the Small Indonesia) there more complete the ethnic cultures of Indonesia especially the traditional dress..in this museum nasional only show a little or mostly the very old dress, cloth. However, its really wonderful to know the Indonesian cultures at a glance in this museum ...thanks Dick for your nice comment, wish you to visit my beautiful country and hope I can introduce you my Menadonese food too...have a blessed Sunday.
Ooo..itu keponakan Janine to. Saya salut Janine mau ngajakin keponakan jalan2 kemuseum. Mudah2an banyak orangtua, tante dan Oom, opa dan oma Indonesia yang ngajakin anak2 dan saudara2 mereka mengunjungi museum kayak Janine dan bukannya hanya jalan2 ke Mall. Asal mereka juga diingatkan nggak boleh ngerusak barang2 yg dipamerkan ya..hehehe.
Wah Silvy, kebetulan aja satu keponakanku ini emang suka ke museum, karena dari kecil sudah terbiasa baca buku2 history, makanya sudah beberapa kali ikut tour sahabat museum ya cuma sama dia aja bisanya...anakku aja ngga suka tuh...kayanya masih susah deh merubah pikiran sebagian besar anak2 indonesia untuk suka ke museum, karena orang tuanya juga ngga suka...ya aku juga dulu ngga suka, jadi suka karena aku punya interest bisa foto2 yang kemudian bisa dishare ke teman2 dari manca negara...rasanya senang aja...ya kayanya pola belajar anak indonesia yang harus diubah dulu..baru nantinya lahir generasi yang suka membaca (berbudaya baca) baru deh ada generasi ortu yang suka baca dan suka ke museum....makasih sharing opininya ya Silvy....harusnya kamu jadi advisor museum di sini biar punya daya tarik lebih buat masyarakat, ya kamu kan bisa sharing experience dari museum leiden...
Hope to see that beautiful museum one day...I can imagine will enjoy it!
Oh yes Npcroy...hope one day you can visit this well known museum with your lovely families...I pray for that....Amen...thanks for your nice comment....
actually in Taman Mini Indonesia Indah (the Small Indonesia) there more complete the ethnic cultures of Indonesia especially the traditional dress..in this museum nasional only show a little or mostly the very old dress,
Showing the traditional dress from the Papua tribes should be easy because there is not much to show. LOL.
waah sudah lama sekali tidak berkunjung ke musium gajah! Janine, rajin sekali ya mengunjungi musium. apakah ada activitas di dalam musium kita sekarang, seperti seminar, atau pameran busana etnik atau jajanan jaman majapahit gitu atau minuman jaman tarumanegara ..:)))?
waah sudah lama sekali tidak berkunjung ke musium gajah! Janine, rajin sekali ya mengunjungi musium. apakah ada activitas di dalam musium kita sekarang, seperti seminar, atau pameran busana etnik atau jajanan jaman majapahit gitu atau minuman jaman tarumanegara ..:)))?
ooooooh aku juga sudah lama banget , kesana seingatku dulu waktu baru jadi mahasiswa..biasa abis kuliah ada waktu kosong trus jalan kesini, maklum dulu kan belum banyak mall ya...aku sudah keenakan ikut tour dengan kelompok Sahabat Museum yang secara rutin bikin acara kunjungan ke obyek2 budaya tempo dulu dan biayanya ngga mahal...ya lumayan dikunjungi satu2...lama2 jadi tau banyak, dan aku bisa proklamirkan bahwa jakarta itu sebetulnya kota museum lho...karena semua jenis museum dari yang kuno sampai modern ada di jakarta...hebat ya!
Wah soal kegiatan di museum, aku rasa masih belum optimal...karena biasanya keterbatasan ruang...yang pernah ada di museum arsip, ya pameran kuliner karena disana ada taman...sekarang yang mulai rutin dibikin di taman fatahilah, didepan museum fatahilah (museum sejarah jakarta) suka ada band performance atau kadang dibikin bazaar budaya...kalau seminar itu biasanya terkait dengan suatu event....
wah Upi kritis sekali, kayanya belum tergali tuh jajanan jaman majapahit atau tarumanegara...itu perlu studi dari para antropolog sih, ya studi antroplogi kuliner ...kayanya belum ada sih spesialisasi itu...pasti di meseum leiden banyak tulisan2 gituan....sayang aku waktu itu ngga ngambil sih beasiswa di leiden...gara2 cintrong..ha ha ha....thanks commentnya Upi...
Interesting journey to my past time what you actually presented here. Tfs!
Well, I like to socialize our culture especially from the ancestor which mostly exhibit in museums...because it will also remind something for indonesian people it self, as you said that its your past time...because there is so many changes inside the museum...thanks for your comment...
Kota tempatku dilahirkan Meijn Geboor teplaats mar eens meijn lieve op stoel Staad meijne Dromen Penuh indah alam en Haarmonies tempat
Halo Uce, bedankt voor je mooie comment....Ik zal kom bij je site straks ja...memang indah kota batavia ini apalagi kalau kita mau menyelami masa lalunya.....