
My dear friend,
Today (15 November 2007) I come to a formal gathering according to my work of publishing the national airlines magazine. The audiences were important persons in airlines business and Indonesian government…they made a declaration of flight safety…whereas in that special meeting (called as the round table meeting)…CEO (president director) from 47 national airlines in Indonesia (scheduled, charter and cargo operators) signed the Declaration of Enhancing Aviation Safety in Indonesia…witnessed by the Minister of Transportation and Secretary General of Air Transportation and National Team of Transportation Safety…so in the coming years we hope that Indonesia airlines will be more safe and reliable , also will be able to fly again to Europe soon…
Well, I met there colleagues from the mass medias and some from the government transportation office (public relations)…but the most funny, when I was took pictures of the CEO when they signed the declaration…they was so excited to be shot by me, some CEO made special smile for my camera…ha ha ha man could not refuse to see woman ! ….because others who took pictures mostly are man...journalists (photograph) and TV crews…well, a little aggressive will give a little advantage for my work….
Herewith, I attached also the news of Kompas Cyber Media about that event…sorry its in Indonesia language…will post later from the English version newspaper…
47 Maskapai Janji Tingkatkan Manajemen Keselamatan
Laporan Wartawan Persda, Hendra Gunawan
JAKARTA, PERSDA - Pemerintah dan perusahaan penerbangan nasional sepakat mendeklarasikan peningkatan manajemen keselamatan penerbangan di Jakarta, kamis (15/11). Deklarasi dilakukan empat hari menjelang penjelasan Pemerintah Indonesia di hadapan Sidang Komisi Keselamatan Uni Eropa, yang sebelumnya sempat melarang maskapai penerbangan Indonesia terbang ke 27 negara di Eropa.
Sebanyak 47 operator penerbangan yang terdiri atas maskapai penerbangan berjadwal, maskapai penerbangan carter dan kargo, menandatangani turut deklarasi tersebut. Deklarasi ini dilakukan agar setiap maskapai sungguh-sungguh meningkatkan manajemen keselamatannya.
Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal mengatakan, deklarasi ini akan menjadi salah satu modal bagi pemerintah Indonesia saat akan memaparkan tindak lanjut manajemen keselamatan penerbangan pada pertemuan Sidang Komisi Keselamatan Uni Eropa di Brussel, Belgia, tanggal 19 November mendatang. "Ini adalah bagian dari niat serius regulator dan operator untuk memperbaiki sistem keselamatan penerbangan kita," kata Jusman dalam sambutannya.
Paparan di depan sidang Komisi Keselamatan UE rencananya disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Budhi Muliawan Suyitno. Pada kesempatan itu akan disajikan langkah-langkah pemerintah, dan operator penerbangan untuk meningkatkan keselamatan penumpang. Strategi ini diharapkan meyakinkan Komisi Uni Eropa untuk mencabut pelarangan penerbangan maskapai dari Indonesia ke Eropa.
Tekad menjaga keselamatan tidak cukup berupa kesepakatan di atas kertas. Sekretaris Jenderal Indonesia National Air Carrier Association (INACA/Asosiasi Penerbangan Nasional Indonesia) Tengku Burhanuddin mengatakan, setelah deklarasi ini maskapai-maskapai seharusnya menerapkan Safety Management System (SMS) dalam perusahaan masing-masing. "Memang langkah ini tidak bisa dilihat hasil fisiknya, tapi secara jangka panjang ini bisa meningkatkan keselamatan penerbangan kita. Kan yang diharapkan kita bisa mencapai zero accident," ucap Tengku.